Friday, August 19, 2016

MACAM-MACAM TANAMAN OBAT

Jenis tanaman obat yang bisa anda tanam sebagai apotek hidup di pekarangan rumah :



#1.Daun Jarak: Bermanfaat untuk menyembuhkan gatal-gatal, koreng, jamur pada kaki, dan luka berdarah. Selain itu tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bengkak akibat terpukul, terkilir, dan rematik. Daun jarak pagar juga bisa digunakan untuk mengatasi perut kembung pada anak. Dengan penggunaan yang hati-hati, daun jarak pagar bahkan dapat digunakan sebagai obat pencahar ringan. Minyak yang terbuat dari biji jarak, digunakan untuk mengatasi gangguan pada kulit, bengkak, maupun terkilir.


#2 keji beling: Bermanfaat sebagai obat disentri, diare (mencret), obat batu ginjal serta dapat juga sebagai penurun kolestrol, mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, mengatasi kencing manis, penyakit liver (sakit kuning), ambien (wasir) dan maag.

#3 Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi)

Belimbing sayur atau belimbing wuluh tidak sama dengan buah belimbing, belimbing sayur biasanya digunakan oleh para ibu untuk memasak.

Setiap bagian dari belimbing wuluh memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit dan bermanfaat juga untuk kecantikan.

Beberapa manfaat dari belimbing wuluh diantaranya untuk mengatasi sariawan, mencegah hipertensi, mengatasi jerawat, mengatasi panu, mengatasi diabetes, mengatasi sikat gigi, mengobati batuk, melegakan nafas dan mencaikan dahak.

Untuk mengobati jerawat kamu bisa menggunakan 3 buah belimbing wuluh yang segar, cuci bersih lalu diberi parut dan beri sedikit garam. Tempelkan hasil parutannya pada area wajah yang berjerawat. Lakukan dua kali sehari.

Bagi kamu yang sedang menderita penyakit diabetes, kamu juga bisa mencoba pengobatan dengan belimbing wuluh. Siapkan 6 buah belimbing wuluh yang sudah dilumatkan, lalu rebus dengan segelas air sampai airnya tersisa setengah. Setelah itu disaring, minum 2 kali sehari.

#4 Tanaman Obat Daun Kelor (Moringa oleifera)

Daun kelor bermanfaat untuk mengobati panas dalam dan demam, meningkatkan ketahanan alamiah tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh, meningkatkan serum kolestrol alamiah, meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal, memudahkan pencernaan, memelihara sistem imunitas tubuh, mendukung kadar gula dalam tubuh dll.

Daun kelor juga berkhasiat dalam menjaga keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Daun kelor bisa mengatasi beragam keluhan yang timbul karena kekurangan mineral dan vitamin seperti kekurangan protein (rambut pecah-pecah), kekurangan vitamin C (pendarahan pada gusi gigi), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin A (gangguan pada penglihatan), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah), kekurangan vitamin B1 (penyakit beri-beri), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan zat besi (anemia) dan kekurangan kalsium (osteoporosis).

#5 Bayam Duri (Amaranthus spinosus)

Bayam duri merupakan salah satu spesies dari genus Amaranthus. Bayam duri berbeda dengan bayam secara umum karena teksturnya yang sedikit kasar dan pastinya berduri.

Bayam duri banyak tumbuh liar di pekarangan rumah dan kebun-kebun. Banyak orang yang menyepelekan tanaman ini, padahal bayam duri memiliki banyak manfaat dan khasiat manfaat untuk kesehatan tubuh.

bayam duri bisa digunakan untuk pengobatan bisul yang keras, melancarkan pengeluaran ASI, pengobatan gusi yang bengkak berdarah, kutil, ekzema, luka bakar dan bekas gigitan ular berbisa.

Untuk pengobatan gusi yang luka dan berdarah, siapkan tanaman bayam duri secukupnya, lalu dibakar dengan alas genteng untuk dijadikan bubuk. Setelah jadi bubuk, oleskan pada bagian yang sakit.

Untuk pengobatan bisul, siapkan bayam duri segar secukupnya, cuci sampai bersih lalu digiling halus. Setelah itu campurkan madu secukupnya, tempelkan pada bagian kulit yang bisul lalu dibalut. Diganti dua kali sehari.

Untuk melancarkan produksi ASI, siapkan 1 batang bayam duri, cuci sampai bersih lalu digiling halus. Pakai sebagai tapal disekitar payudara.

#6 Kangkung (Ipomoea aquatica)

Kangkung merupakan jenis sayuran yang dapat ditemukan dimana-mana. Setiap orang pasti tahu sayuran kangkung. Selain harganya yang murah, ternyata kangkung juga memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk kesehatan tubuh kita.

Sayuran kangkung mengandung banyak zat penting seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, fosfor dan zat besi lainnya.

Kandungan vitamin C dalam sayuran kangkung bisa mencegah sariawan dan gusi yang berdarah. Kalau kamu sedang sakit gigi, cobalah untuk mengunyah daun kangkung. Daun kangkung juga mengandung antiseptik alami yang bisa membunuh kuman-kuman yang ada pada gigi.

Kangkung terkenal sebagai sayuran pemicu kantuk, konon katanya zat besi yang ada di kangkung membuat mata menjadi berat sehingga bawaannya ingin tidur. Jadi bagi kamu yang sedang insomnia, disarankan untuk mencoba sayuran kangkung ini.

Sayuran kangkung juga mengandung Omega 3 yang bagus untuk menjaga kualitas otak. Bagi iIbu hamil bisa mengkonsumsi sayuran kangkung supaya kualitas otak janin terjaga.

Selain itu sayur kangkung bermanfaat juga untuk mengatasi diabetes selama masa kehamilan dan memperlancar ASI.

#7  Daun Saga Rambat (Abrus precatorius)

Tanaman Saga banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, kebun atau di pinggiran jalan. Ada dua jenis tanaman saga, yaitu saga rambat dan pohon saga, tapi kebanyakan orang menyebut keduanya dengan nama Saga saja.

Saga termasuk tanaman gulma, dan biasanya menganggu tanaman lain yang memang sengaja ditanam. Karena dianggap mengganggu, tanaman Saga sering dibabat habis bahkan dibakar sekalian.

Meskipun begitu, daun saga rambat biasa dimanfaatkan sebagai obat batuk dan obat anti sariawan. Daun saga mengandung beberapa bahan aktif seperti glycyrrhizin, abrus lactone, asam abrusgenat dan turunan metilnya.

Untuk mengobati sariawan dengan daun saga rambat, kamu bisa memetik daun saga secukupnya lalu di jemur di tempat yang agak panas beberapa menit sampai layu daunnya.

Setelah layu, cuci bersih daunnya kemudian dikunyah-kunyah sampai halus dan gunakan untuk berkumur juga.

#8 Daun Pacar Cina (Aglaia odorata Lour)

Pacar Cina merupakan tanaman asli Asia Tenggara, tersebar di Sumatera, Jawa dan beberapa negara tetangga. Tanaman ini biasa ditanam di pekarangan rumah, ada juga yang tumbuh liar di kebun-kebun yang mendapat sinar matahari yang cukup.

Daun pacar cina bisa digunakan untuk menyembuhkan perut yang kembung, batuk, bisul, susah menelan dan mempercepat proses persalinan karena pacar cina mengandung alkaloid, minyak atsiri serta garam mineral. Bunga kering dari tanaman pacar cina juga bisa digunakan sebagai penambah aroma teh hijau.

#9 Landep (Barleria prionitis L.)

Tanaman Landep berasal dari daerah Asia Tropis dan daerah Afrika Selatan. Landep biasa tumbuh di tempat yang beriklim kering, di Indonesia tanaman Landep bisa ditemui di daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 400 meter di atas permukaan laut.

Tanaman Landep tergolong jenis tanaman perdu, tingginya bisa mencapai 1,5 – 2 meter, tak heran kalau tanaman ini ditanam untuk digunakan sebagai pagar.

Batangnya berkayu, berbuku-buku dan terdapat duri pada setiap ketiak daunnya. Tanaman landep mengandung beberapa senyawa kimia seperti flavonoid, saponi, polifenol dan tannin.

Bagian dari tanaman Landep yang biasa digunakan untuk pengobatan yaitu daun dan akarnya. Daun tanaman Landep bermanfaat untuk pengobatan sakit perut, beser mani, nyeri pada gusi gigi, kudis, kencing kurang lancar, demam sakit pinggang dan rematik. Sedangkan akarnya bermanfaat untuk mengatasi cacingan.

Untuk pengobatan sakit pinggang, rematik dan sakit kepala, siapkan segenggam daun landep yang segar, dicuci bersih lalu digiling sampai halus.

Tambahkan air kapur sirih sembari diaduk rata sampai menjadi seperti bubur kental. Setelah itu balurkan ke bagian yang sakit. Kalau sakit kepala, bisa dibalurkan di bagian keningnya.

#10  Daun Miana (Coleus atropurpureus Benth)

Tanaman Miana tumbuh sumbur di daerah dataran tinggi dengan ketingian sekitar 1500 meter di atas permukaan laut. Tanaman Miana hidup liar dan juga bisa ditemui di dataran rendah di sekitar sungai, pematang sawah, ladang dan kebun-kebun.

Sebagian masyarakat memelihara tanaman miana ini sebagai tanaman hias karena warna daunnya cukup indah.

Bentuk daunnya seperti bulat telur dengan ujung daunnya yang runcing dan pangkalnya membulat. Permukaan daunnya berambut, warnanya hijau keunguan dan ditepian daunnya bergerigi.

Daun Miana berkhasiat untuk mengobati penyakit wasir. Cara pengolahannya cukup mudah, siapkan 20 lembar daun miana dan satu ruas kunyit.

Bersihkan keduanya sampai bersih lalu direbus menggunakan 5 gelas air. Setelah mendidih kemudian didinginkan. Dalam sehari cukup minum satu gelas ramuan ini.

#11 Pepaya (Carica papaya L.)

Pohon pepaya sering kita ditemui dimana-mana, di pekarangan rumah atau di kebun-kebun. Orang bali biasa menyebutnya “gedang”, kalau orang jawa biasa menyebutnya “kates”.

Daging pepaya yang masih muda biasa digunakan sebagai sayuran, atau bisa juga dirujak. Dagingnya yang sudah matang sangat enak untuk dimakan. Daun pepaya yang muda bisa juga digunakan sebagai lalapan makan dengan sambal.

Buah pepaya banyak dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin, salah satunya vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata.

Manfaat buah pepaya banyak sekali, pepaya sering digunakan sebagai pengobatan herbal seperti untuk menurunkan demam, disentri, obat malaria, keputihan dan memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar.

biji buah pepaya bermanfaat untuk meningkatkan kadar HDL dalam darah dan menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Biji pepaya bisa dikonsumsi sebagai jus dengan cara diblender terlebih dahulu.

#12 Jintan Hitam (Nigella sativa)

Jintan hitam atau lebih dikenal dengan habbatussauda merupakan tanaman obat tradisional yang dianjurkan.

Jintan hitam sudah digunakan sebagai tanaman obat tradisional sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi. Sudah banyak para ahli dalam bidang pengobatan yang meneliti manfaat dari jintan hitam ini.

Beberapa manfaat utama dari jintan hitam yaitu untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi otak, menyembuhkan berbagai jenis penyakit pernapasan, mengatasi gangguan tidur dan stress dan sebagai obat anialergi & antihistamin.

#13 Daun Pegagan (Centella asiatica)

Tanaman ini lebih dikenal dengan nama daun kaki kuda dan Antanan. Pegagan tumbuh liar di perkebunan, pematang sawah, ladang dan tepian jalan. Masyarakat biasa memanfaatkan tanaman ini untuk lalapan.

Pegagan mengandung beberapa senyawa seperti isothankuniside, thankuniside, asiaticoside, madasiatic acid, brahminoside, brahmic acid, brahmoside, madecassoside, vellarine, hydrocotylin, carotenoids, centelloside, meso-inositol, serta garam-garam mineral seperti kalsium, magnesium, natrium, kalium dan besi.

Daun pegagan bisa digunakan untuk obat kulit (koloid), memperbaiki peredaran darah dan gangguan saraf. 

#14 Tanaman  Blustru (Luffa cylindrice Roem)

Tanaman blustru biasanyan ditanam di perkebunan, ladang atau dirambatkan pada pagar halaman. Blustru juga tumbuh liar di tepian sungai dan semak-semak belukar. Seluruh bagian dari tanaman blustru bisa digunakan untuk pengobatan herbal.

Buah Blustru mengandung senyawa cucurbitacin, luffein, citrulline dan saponin triterpen yang berkhasiat untuk penghenti perdarahan (hemostatis), peluruh dahak, keputihan, sukar buang air besar, haid tidak teratur , bisul, mimisan, batuk sesak dan pencahar ringan (laksatif).

Untuk mengatasi haid yang tidak tidak teratur kamu bisa menggunakan buah blustru. Siapkan buah blustru sebesar 4 jari, cuci sampai bersih lalu diparut. Tambahkan setengah gelas air masak dan sesendok garam halus. Setelah tercampur rata, remas dan saring. Air yang terkumpul bisa diminum sekaligus. Lakukan proses ini tiga kali dalam sehari.

#15 Kemuning (Murrayae paniculata)

Kemuning mengandung beberapa senyawa dari golongan kumarin yang berhasil diisolasi seperti pranferin, murrangatin, murralonginal, isopropylidene dan murrmeranzin.

Daun kemuning bisa digunakan untuk mengobati diare, sakit gigi, datang haid tidak teratur, radang buah zakar, infeksi saluran kencing, pelangsing tubuh, disentri dll.

Untuk mengobati infeksi saluran kencing, siapkan daun kemuning segar sekira 35 gram dicuci bersih lalu tambahkan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa air setengahnya. Setelah dingin, daunnya disaring dan bisa diminum 3 kali dalam sehari.

#16 Murbei (Morus alba L)

Tanaman ini asalnya dari daratan China dan bisa tumbuh dengan baik di dataran dengan ketinggian di atas 100 m dpl. Biasanya murbei dibudidayakan di daerah lereng-lereng pegunungan, tapi banyak juga yang tumbuh liar.

Daun, kulit akar, buah dan ranting murbei memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Manfaat murbei diantaranya untuk meperbanyak keluarnya ASI, mengobati kencing nanah, bisul, luka akibat digigit ular, rematik, tekanan darah tinggi, hepatitis kronis, dan kurang darah.

#17 Wortel (Daucus carota)

Wortel merupakan jenis tanaman sayur yang bisa ditanam sepanjang tahun. Wortel bisa tumbuh dengan maksimal di daerah dataran tinggi yang lembab dan memiliki suhu dingin.

Tanaman wortel memiliki kandungan vitamin A yang tinggi. Wortel bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit mata minus, cacing kremi, eksim dan kejang jantung.

#18 Wijaya kusuma (Epiphyllum anguliger)

Wijaya kusuma termasuk kelompok tanaman kaktus divisi anthophita. Tanaman kaktus bisa tumbuh dengan baik di daerah beriklim sedang dan iklim tropis, begitu juga dengan tanaman wijaya kusuma.

Tanaman wijayakusuma bisa digunakan untuk mengobati luka. Caranya dengan menumbuk halus satu helai daun wijayakusuma kemudian dioleskan pada bagian yang luka dan dibalut perban.

#19 Waru Lengis (Hibiscus tiliaceus)

Waru merupakan tanaman tropis berbatang sedang yang biasa tumbuh liar di ladang dan hutan. Terkadang tanaman waru juga ditanam di pekarangan rumah sebagai pohon pelindung.

Daun tanaman waru yang masih muda bisa dimakan sebagai sayuran, kulit kayunya yang berserat bisa digunakan untuk membuat tali.

Daun waru berkhasiat untuk mengobati penyakit peluruh kencing dan peluruh dahak. Sedangkan akarnya berkhasiat untuk menurunkan panas dan sebagai peluruh haid.

#20 Ngokilo (Strobilanthes laevigatus Clarck)

tanaman ngokilo banyak ditemui di pedesaan dan tumbuh sebagai tanaman semak. Daunnya berbentuk bulat telur, tepiannya bergerigi dan berbulu halus.

Belum ada penelitian ilmiah yang membahas kandungan kimia tanaman ini. Tapi tanaman ngokilo sudah biasa digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti diabetes mellitus, wasir, tumor, maag, kolestrol, dan sakit kuning.

#21 Nanas Kerang (Rhoeo discolor)


Tanaman nanas kerang berasal dari Meksiko dan Hindia Barat dan termasuk kelompok suku gawar-gawaran. Nanas kerang bisa tumbuh dengan subur di tanah yang lembab, bisa juga ditanam sebagai tanaman hias.



Bunganya berwarna putih berbentuk seperti bunga kerang. Daunnya lebar dan panjang, berwarna hijau di permukaan bagian atas dan berwarna merah tengguli di permukaan bagian bawah.



Tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit berak darah, mimisan, bronchitis, disentri, TBC kelenjar dan batuk.



#22.Nampu Hijau (Homalomena occulta)


Tanaman ini tumbuh tumbuh liar di pinggiran sungai, tepian danau, gunung atau sengaja ditanam sebagai tanaman hias maupun tanaman obat.

Tanaman nampu yang sudah berumur tingginya bisa mencapai 50-100 cm. Rimpang dari tanaman nampu mengandung polifenol, flavonoid, saponin dan tannin.

Rimpangnya berasa agak pahit, hangat, pedas dan tidak beracun. Nampu berkhasiat untuk menghilangkan angin, lembab, memperkuat tendon dan tulang.

#23 Urang aring (Eclipta alba)

Urang aring termasuk kelompok tanaman liar yang bertangkai banyak. Tanaman ini bisa tumbuh di dataran rendah sampai dengan dataran tinggi 1500 di atas permukaan laut.

Tinggi tanaman urang aring bisa mencapai 80 cm, kadang posisi tumbuhnya tegak ke atas, kadang berbaring. Daunnya berwarna hijau dengan bulat telur memanjang dan ujungnya meruncing.

Tanaman urang aring yang segar atau kering bisa dimanfaatkan untuk mengobati keputihan, muntah darah, ubanan, mimisan, kurang gizi, kencing darah, perdarahan rahim, berak darah, diare dan hepatitis.

#24 Turi (Sesbania grandiflora)

Tanaman turi banyak kita temukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias atau di pinggir jalan sebagai pohon pelindung. Tanaman ini bisa tumbuh di daerah dengan ketinggian di bawah 1200 meter di atas permukaan laut.

Daun, polong muda dan bunga dari tanaman turi bisa dimakan sebagai sayur. Bunganya yang berwarna putih bisa juga di kukus dan dimakan sebagai pecel. Daun dan rantingnya yang masih muda mengandung banyak protein dan bisa digunakan sebagai makanan ternak.

Tanaman turi yang memiliki bunga merah biasa dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Bagian dari tanaman turi yang bisa dimanfaatkan sebagai obat yaitu akar, bunga, daun dan kulit batang.

Bunganya berkhasiat sebagai pelembut kulit, penyejuk dan pencahar. Daunnya berkhasiat untuk menghilangkan rasa sakit, peluruh kencing dan mencairkan gumpalan darah. Kulit batangnya berkhasiat untuk mengurangi rasa sakit, perangsang muntah, tonik dan penurun panas.

#25 Tomat (Solanum lycopersicum L.)

Tanaman tomat berasal dari daerah Amerika tropis, ditanam sebagai tanaman buah di perkebunan atau pekarangan rumah. Tomat bisa tumbuh optimal di tanah yang gembur dan subur, tomat tidak tahan terhadap sinar matahari terik.

Buah tomat bisa dimakan langsung, dibuat sambal goreng, dibuat acar tomat, saus tomat atau dibuat jus. Tomat yang masih kecil biasa digunakan sebagai sayuran, tomat yang berukuran sebesar kelerang biasa digunakan sebagai campuran untuk membuat sambal.

Bagian dari tomat yang bisa digunakan sebagai obat yaitu buahnya, sedangkan daunnya digunakan sebagai obat luar. Khasiat tomat diantaranya untuk menambah nafsu makan, melancarkan aliran empedu ke usus, merangsang keluarnya enzim lambung dan menghilangkan haus.

#26 Teratai (Nelumbium nelumbo)

Teratai merupakan tanaman air asli dari daratan Asia. Teratai banyak dibudidayakan di perairan dan kolam, ada juga yang tumbuh liar di rawa-rawa.

Daun teratai menyembul ke permukaan air sedangkan rimpangnya terikat dengan lumpur di dasar kolam. Diameter daun teratai mencapai 30-50 cm, diameter bunganya 15-25 cm dan panjang tangkai bunganya mencapai 75-200 cm.

Daun teratai yang lebar bisa digunakan sebagai bahan pembungkus. Khasiat teratai diantaranya untuk mengobati diare, insomnia, keputihan, demam, kanker nasopharynx, sakit jantung, muntah darah, ejakulasi, beri-beri, anemia, sakit kepala, mimisan, berak dan kencing darah dan batuk darah.

#27 Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

Temulawak bisa ditemukan di hutan daerah tropis atau perkebunan warga. Temulawak bisa tumbuh baik mulai dari dataran rendah sampai dengan ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut.

Batang tanaman temulawak bisa mencapai 2 meter, daunnya lebar dan panjang. Rimpang temulawak sudah terkenal dan biasa digunakan sebagai ramuan obat.

Rimpang temulawak mengandung kurkumin yang bermanfaat sebagai acnevulgaris, anti inflamasi dan anti anti hepototoksik.

Khasiat temulawak yaitu untuk mengobati sakit limpa, sakit kepala, sakit ginjal, asma, sakit pinggang, masuk angin, sariawan, penambah nafsu makan, sembelit dan cacar air.

#28.Tempuyung (Sonchus arvensis)

Tanaman tempuyung berasal dari daratan Eurasia, tepatnya pada daerah yang sering hujan dengan ketinggian 50-1.650 meter di atas permukaan laut.

Ada dua jenis tempuyung, tempuyung yang berdaun kecil disebut lempung, sedangkan yang berdaun besar dan tingginya mencapai 2 meter disebut rayana. Meskipun rasanya pahit, daun dan batang muda dari tempuyung bisa dimakan sebagai lalap.

Tempuyung berkhasiat untuk mengatasi batu saluran kencing, batu empedu, bisul, luka bakar, radang usus buntu, rematik, radang payudara, memar, disentri, darah tinggi, wasir, dan beser mani.

#29. Tembelekan (Lantana camara)

Tembelekan merupakan tanaman perambat yang bisa tumbuh sampai dengan ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut.

Tanaman ini banyak digunakan sebagai tanaman pagar karena bisa tumbuh setinggi dua meter. Daun, bunga, dan akar dari tembelekan bisa dimanfaatkan sebagai obat. Akarnya berkhasiat untuk mengatasi penyakit TBC kelenjar, keputihan dan influenza.

Daunnya berkhasiat untuk obat sakit kulit, memar, bisul, rheumatik, bengkak, panas tinggi dan gatal-gatal. Bunganya berkhasiat untuk mengobati asthmatik dan TBC dengan batuk darah.

#30 Teh (Camellia sinensis)

Tanaman teh berasal dari kawasan Cina Selatan dan India bagian Utara. Tanaman teh bisa tumbuh optimal di ketinggian 200-2.300 meter di atas permukaan laut.

Umumnya teh ditanam di perkebunan dan di panen secara manual. Pucuk dan daun muda teh biasa digunakan untuk membuat minuman teh. Bagian yang bisa digunakan untuk pengobatan dari tanaman teh yaitu daunnya.

Khasiat dari daun teh diantaranya untuk mengatasi infeksi saluran cerna, sakit kepala, mengurangi terbentuknya karang gigi, diare, kencing manis, penyubur rambut dan darah tinggi.

Cara pemakaiannya dengan menyeduh daun teh kering sebanyak 4-7 gram. Untuk pemakain luar, daun teh yang masih segar dicuci bersih lalu ditumbuk halus, kemudian dioleskan pada bagian yang luka dan diperban.

#31 Tebu (Sacharum officinarum)

Tebu termasuk kelompok tanaman dari keluarga rumput-rumputan (Graminae) dan bisa tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim sedang sampai panas.

Batang dari tanaman tebu merupakan penghasil gula putih. Tebu bisa tumbuh sampai ketinggian 2-4 meter dan panjang daunnya mencapai 1-2 meter dengan lebar 4-8 cm. Batangnya ber ruas-ruas dan setiap ruas dibatasi oleh buku-buku.

Batang tebu mengandung air gula dengan kadar mencapai 20%. Batang tebu berkhasiat untuk meredakan jantung berdebar, batuk dan sakit jantung.

#32 Tanduk Rusa (Platycerium coronarium)

Tanduk rusa termasuk jenis tanaman paku-pakuan dan banyak ditemui menempel kuat pada benda atau batang pepohonan, tapi tidak merugikan inangnya.

Tanduk rusa menempel pada inangnya dengan penumpu berupa akar, helaian daunnya berwarna hijau. Tanduk rusa lebih banyak tumbuh di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Tanduk rusa berkembang biak dengan spora atau dengan memindahkan akar rimpangnya. Daun tanduk rusa bermanfaat untuk mengobati abses, demam, bisul, radang rahim luar dan hamil tidak teratur.

#33 Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae)

Tapak kuda merupakan tanaman perambat yang tumbuh di tanah yang berbatu-batu dan mengandung pasir. Warna batangnya hijau kecoklatan, daunnya agak bulat berwarna hijau dan bunganya berwarna ungu berbentuk seperti corong atau terompet.

Daun tapak kuda mengandung myristic acid, behenic acid dan melissic acid. Daunnya yang kering mengandung antistine. Tapak kuda bisa digunakan untuk mengobati reumatik, pembengkakan gusi, sakit otot, sakit gigi dan wasir.

#34 Srikaya (Annona squamosa)

Srikaya berasal dari kawasan Amerika tropis dan bisa tumbuh di daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Srikaya akan mulai berbuah setelah ditanam selama 1-2 tahun. Biasanya tanaman ini akan berbunga pada bulan januari – Desember. Banyaknya buah yang dihasilkan tergantung pada pengairan, pemberian pupuk dan pemangkasan.

Tanaman srikaya secara umum mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang.

Daunnya berkhasiat sebagai peluruh cacing usus, mempercepat pemasakan bisul dan antiradang. Bijinya berkhasiat untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat sebagai tonikum dan astringen.

#35 Sosor Bebek (Kalanchoe pinnata)

Tanaman sosor bebek berasal dari Madagaskar dan tumbuh di daerah tropis. Sosor bebek bisa ditemui tumbuh liar di pinggir jalan, tepi jurang atau ditanam di pekarangan rumah.

Tanaman ini bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 1 meter dan panjang daunnya 5-20 cm dengan lebar 2,5-15 cm. Sosor bebek bisa digunakan untuk mengobati sakit panas, melancarkan air seni, batuk dan sakit kepala.

#36 Sisik Naga (Drymoglossum piloselloides)

Sisik naga merupakan tumbuhan epifit, banyak ditemukan di daerah Asia tropik mulai dari daerah yang agak lembab sampai dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Daun sisik naga ada yang mandul dan ada yang fertil. Daun yang fertil berbentuk oval memanjang dengan panjang 1-5 cm dan lebar 1-2 cm. Sisik naga berkembang biak dengan spora dan pemisahan akar.

Sisik naga mengandung gula, minyak asiri, tannin, sterol, flavonoid dan fenol. Daun sisik naga bisa digunakan untuk menghilangkan nyeri, obat batuk, pembersih darah, memperkuat paru-paru dan penghenti pendarahan.

#37.Sereh (Cymbopogon nardus)

Tanaman sereh bisa tumbuh di daerah tropis pada ketinggian 50-2.700 meter di atas permukaan laut. Sereh banyak ditanam di persawahan dan pekarangan rumah.

Sereh bisa diperbanyak dengan menggunakan potongan rimpang. Akar sereh bisa digunakan sebagai penghangat badan, peluruh air seni, bahan untuk kumur, peluruh keringat dan peluruh dahak.

Daun sereh bisa digunakan sebagai obat Pereda kejang, peluruh angina perut, penurun panas, penambah nafsu makan dan pengobatan pasca persalinan.

#38 Sembung (Blumea balsamifera)

Tanaman ini bisa tumbuh di tempat yang terbuka sampai tempat yang agak tertutup pada ketinggian sampai 2.200 di atas permukaan laut. Tanaman sembung tumbuh tegak dengan tingginya bisa mencapai 4 meter.

Daunnya berbentuk bundar telur sampai lonjong dengan panjang 8-40 cm dan lebar daun 2-20 cm. Bunganya berwarna kuning, keluar di ujung cabang.

Tanaman sembung mengandung senyawa kimia borneol, di-methyl ether phloroacetophenone, limonene dan cineole. Daun dan akarnya berkhasiat untuk mengobati reumatik, sakit tulang, nyeri haid, diare, kembung dan influenza.

#39 Semanggi Gunung (Hydrocotyle sibthorpioides)

Semanggi gunung tumbuh merayap di tempat yang lembab di pinggir jalan, lapangan rumput maupun pinggir selokan. Tanaman ini mengandung senyawa kimia berupa minyak yang menguap, hyperin dan coumarin.

Bisa digunakan untuk mengobati infeksi telinga tengah, sakit kuning, sariawan, pengecilan hati dengan busung, batuk, sesak nafas, batu empedu, radang tenggorok dan infeksi amandel.

Terkadang penggunaan semanggi gunung sebagai obat bisa mengakibatkan penurunan sel darah putih (leucopenia). Tapi akan normal kembali setelah penggunaan obat dihentikan.

#40.Sambiloto (Andrographis paniculata)

Tanaman ini tumbuh liar di tempat terbuka di dataran rendah sampai dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Tinggi batangnya bisa mencapai 50-90cm.

Daunnya berwarna hijau tua di permukaan atas, berwarna hijau muda di bagian bawah dengan panjang daun 2-8 dan lebar 1-3 cm. Sambiloto bisa diperbanyak dengan biji atau setek batang.

Sambiloto berkhasiat untuk mengatasi hepatitis, disentri basiler, infeksi saluran empedu, radang saluran napas, radang ginjal akut, radang telinga, kencing nanah, kencing manis, darah tinggi, keracunan jamur, kusta dll.

#41 Rumput mutiara (Hedyotis corymbosa)

Rumput mutiara bisa tumbuh sumbur pada tanah yang lembab di pinggir selokam, atau di sisi jalan. Batangnya bersegi dengan daun saling berhadapan dan memiliki tangkal daun yang pendek.

Tingginya bisa mencapai 15-50 cm, panjang daun 2-5 cm dan jumlah bunga majemuk 2-5. Rumput mutiara mempunyai khasiat yang sama seperti Hedyotis diffusa Wild.

Beberapa khasiatnya yaitu untuk mengatasi radang usus buntu, tonsilis, hepatitis, bronchitis, radang panggul, infeksi saluran kemih, pneumonia dan kanker payudara.

#42 Putri Malu (Mimosa pudica)

Tanaman putri malu banyak tumbuh liar di pinggir jalan dan tanah lapang. Daunnya akan menutup jika disentuh. Batangnya bulat, berduri dan berbulu.

Putri malu memiliki bunga yang berbentuk bulat seperti bola, warnanya merah muda dan bertangkai. Daun dan akar tanaman putri malu, baik yang segar atau yang dikeringkan bisa digunakan sebagai obat tradisional.

Khasiat dari putri malu diantaranya untuk mengobati rheumatic, susah tidur, cacingan, radang saluran nafas, herpes, dan panas tinggi pada anak-anak.

#43 Petai Cina (Leucaena leucocephala)

Petai cina disebut juga lamtoro (Jawa) atau peuteuy (Sunda). Tanaman ini banyak ditanam oleh para petani di pedesaan sebagai tanaman pagar. Batang pohonnya keras tapi tidak berukuran begitu besar.

Buahnya mirip dengan buah petai tapi berukuran lebih kecil dan berpenampang lebih tipis. Petai Cina bisa dikembangbiakan dengan penyebaran biji atau dengan cara stek batang.

Petai cina bisa digunakan untuk mengobati diabetes mellitus, kasura, cacingan, bengkak, gairah seks dan luka baru.

#44 Patah Tulang (Euphorbia tirucalli)

Tanaman patah tulang berasal dari kawasan Afrika tropis, tumbuh di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Di Indonesia tanaman ini banyak ditemui ditanam sebagai tanaman pagar, ditanam dipot sebagai tanaman hias, ada juga yang tumbuh liar.

Patah tulang tumbuh tegak ke atas, tingginya mencapai 2-6 meter. Daunnya terdapat pada ujung ranting yang masih muda dengan panjang 7-25 mm. Bunganya berwarna kuning kehijaun, terdapat di ujung batang.

Tanaman patah tulang bisa digunakan sebagai tanaman obat. Cabang dan rantingnya yang sudah dikeringkan dan dibakar bisa digunakan untuk mengusir nyamuk.

Kegunaan akar dan ranting tanaman patah tulang diantaranya untuk mengobati sakit lambung, kaki dan tangan baal, rematik, penyakit kulit, sifilis, nyeri syaraf, wasir dan tukak rongga hidung.

#45 Pare (Momordica charantia)

Pare termasuk tanaman merambat yang banyak hidup di daerah tropis. Tanaman ini banyak dibudidayakan atau ditanam di pekarangan rumah dengan dirambatkan di pagar.

Tanaman pare terkenal dengan rasa pahitnya. Daun dan buah pare yang masih muda bisa dimakan sebagai lalab mentah atau di kukus dan ditumis sebagai say

Buah, biji, bunga, daun dan akar dari tanaman pare bisa digunakan sebagai obat. Penyakit yang bisa diobati diantaranya batuk radang tenggorokan, cacinga, sakit mata merah, sembelit, demam, sakit lever, malaria, abses, menambah nafsu makan, bisul, sariawan, kencing manis dan rematik.

#46 Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius)

Pandan wangi tumbuh di daerah tropis di tempat yang agak lembab dari daerah pantai sampai daerah dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Tingginya mencapai 1-2 meter, panjang daun 40-80 cm dan lebar daun 3-5 cm.

Daun pandan wangi baunya harum, biasa digunakan sebagai bahan rempah-rempah, bahan baku pembuatan minyak wangi dan penyedap rasa pada masakan.

Daun pandan wangi mengandung senyawa alkaloida, polifenol, saponin, tannin, flavonoida dan zat warna. Daun pandan berkhasiat untuk mengatasi ketombe, lemah saraf, rambut rontok, tidak nafsu makan, menghitamkan rambut, rematik, pegal linu, dan sakit disertai gelisah.

#47 Pala (Myristica fragrans)

Tanaman pala tingginya lebih kurang mencapai 10 meter. Tanaman ini memiliki batang tegak, berkayu dan berwarna putih kotor. Daunnya berbentuk lonjong dengan pangkalnya meruncing dan berwarna hijau mengkilat.

Bunga jantan berwarna kuning dan berbentuk bola. Bijinya kecil berbentuk bulat telur, selubung biji berwarna merah dan bijinya berwarna hitam kecoklatan.

Selubung biji buah, biji dan kulit buah dari tanaman pala memiliki khasiat untu mengobati disentri, rematik, maag, perut kembung, mencret, mual, sulit tidur pada anak-anak dan menghentikan muntah.

#48 Mengkudu (Morinda citrifolia)

Tanaman mengkudu merupakan tanaman asli Indonesia dari jenis kopi-kopian. Mengkudu bisa tumbuh di dataran rendah sampai dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.

Batang mengkudu tidak begitu besar tapi tingginya bisa mencapai 3-8 meter. Daunnya berwarna hijau dengan panjang 20-40 cm dan lebar 7-15 cm.

Buahnya berbentuk lonjong berwarna hijau mengkilap. Mengkudu banyak dipelihara di perkebunan dan pekarangan rumah.

Mengkudu mempunyai khasiat untuk mengobati hipertensi, menghilangkan sisik pada kaki, sakit kuning, sakit perut, demam, batuk dan influenza.

#49 Lidah Buaya (Aloe vera)

Lidah buaya banyak tumbuh di kawasan Afrika bagian utara dan Hindia Barat. Lidah buaya banyak ditanam didalam pot di pekarangan rumah sebagai tanaman hias.

Daun lidah buaya berbentuk taji yang tebal dan agak runcing. Panjangnya sekitar 15-36 cm dengan lebar 2-6 cm. Batang dari lidah buaya tidak terlihat karena tertutup oleh daun yang rapat dan sebagian terbenam di dalam tanah.

Tanaman lidah buaya tahan terhadap panas dan bisa ditanam di tempat yang berhawa panas karena di dalam daunnya tersimpan banyak cadangan air.

Lidah buaya mengandung senyawa kimia yaitu aloin, aloesin, barbaloin, aloenin, isobarbaloin dan aloe-emodin. Daun, bunga dan akar lidah buaya yang segar bisa digunakan untuk penyubur rambut, sakit kepala atau pusing, peluruh haid, sembelit, kencing manis, kejang pada anak dan muntah darah.

#50 Lengkuas (Alpina galanga)

Lengkuas bisa ditanam di daerah dengan ketinggian 1-1.200 meter di atas permukaan laut. Orang Sunda biasa menyebutnya dengan nama laja.

Kita mengenal 2 jenis lengkuas, yaitu lengkuas merah dan lengkuas putih. Lengkuas putih biasa digunakan sebagai penyedap masakan, lengkuas merah bisa digunakan sebagai obat-obatan tradisional.

Lengkuas berkhasiat untuk mengobati reumatik, panu, sakit limpa, morbili, membangkitkan gairah seks, bronchitis dan menambah nafsu makan.

#51 Lada (Piper nigrum)

Lada merupakan tanaman herba tahunan yang tubuh memanjat. Batangnya berwarna hijau kotor, berbentuk bulat, beruas dan memiliki akar pelekat.

Daunnya tunggal, berbentuk bulat telur dengan ujung meruncing. Panjang daun 5-8 cm dengan lebar 2-5 cm. Lada mengandung senyawa minyak atsiri, minyak lemak, pinena, zat pahit, kariofilena, piperidina, limonene, kavisina, filandrena, piperina dan alkaloid.

Buah lada berguna untuk mengobati disentri, sakit kepala, kolera, selesma, kaki bengkak pada wanita hamil, rematik dan nyeri haid.

Daun lada bisa digunakan untuk mengobati penyakit batu ginjal. Lada dalam obat tradisional dibedakan menjadi dua, ada lada hitam (tidak dikupas) dan lada putih (buah sudah masak dikupas.

#52 Kunyit (Curcuma domestica)

Kunyit merupakan tanaman rempah dan obat asli wilayah Asia, khususnya Asia Tenggara. Tanaman kunyit kemudian menyebar ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia dan Afrika.

Hampir setiap orang Indonesia pasti pernah mengkonsumsi kunyit, baik itu sebagai bumbu masakan, jamu maupun untuk keperluan kesehatan dan kecantikan.

Tanaman kunyit mengandung senyawa kurkuminoid yang memiliki khasiat sebagai obat. Kunyit berkhasiat untuk mengobati penyakit diabetes mellitus, morbili, tifus, berak lender, usus buntu, amandel, disentri, memperlancar ASI, sakit keputihan, perut mulas saat haid, dan membantu melancarkan haid.

#53 Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)

Tanaman kumis kucing bisa tumbuh di daerah dengan ketinggian 500-900 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini tumbuh tegak ke atas dengan tinggi mencapai 1-2 meter.

Batangnya berbentuk segi empat agak beralur dan berbulu pendek. Daunnya tunggal berbentuk telur lonjong atau belah ketupat, bergerigi di bagian tepinya dan terdapat bintik-bintik di kedua permukaannya. Bunganya keluar di ujung cabang, berwarna ungu pucat atau putih.

Seluruh bagian kumis kucing bisa dimanfaatkan sebagai obat setelah di anginkan dan dijemur di panas matahari. Khasiatnya antara lain untuk menghilangkan panas dan lembab, infeksi ginjal, peluruh air seni, infeksi kandung kemih, encok dan sakit kencing batu.

#54 Kencur (Kaempferia galangal)

Kencur termasuk kelompok tanaman jenis empon-empon yang tumbuh subur di daerah dataran rendah. Kencur memiliki daging buah yang lunak, berwarna putih dan tidak berserat.

Kulit luar kencur berwarna coklat. Setiap kencur memiliki helaian daun yang tidak lebih dari 2-3 lembar dan saling berhadapan. Kencur bisa ditanam di dalam pot atau di kebun yang mendapat sinar matahari cukup.

Rimpang kencur mengandung mineral (13,73 %), pati (4,14 %) dan minyak atsiri (0,02 %). Kencur berkhasiat untuk mengobati radang lambung, menghilangkan lelah, radang anak telinga, memperlancar haid, menghilangkan darah kotor, masuk angin, influenza pada bayi, sakit kepala, mata pegal, batu dan keseleo.

#55 Jahe (Zingiber officinale)

Jahe merupakan tanam herba semusim yang tumbuh tegak, tingginya 40-50 cm. Batangnya membentuk rimpang dan berwarna hijau.

Daunnya tunggal, berwarna hijau tua, bertepi rata dan berujung runcing. Jahe dibedakan atas dua jenis, ada jahe pahit dan jahe merah. Jahe mengandung minyak atsiri zingiberena, resin pahit, zingiberol, filandrena, bisabolena, kurkumen dan gingerol.

Rimpang jahe berkhasiat untuk membangkitkan nafsu makan, melancarkan ASI, mengobati batuk, perut kembung, mulas, sakit kepala, selesma, dan luka (obat luar).

#56  Akar Wangi (Vetiveria zizanioides)

Termasuk jenis tanaman rumpun menahun, tingginya mencapai 1 meter. Batang akar wangi lunak, berwarna putih dan beruas-ruas. Daunnya tunggal berbentuk pita dan berujung runcing. Sistem akarnya termasuk akar serabut dan berwarna kuning.

Akar wangi berkhasiat untuk mengatasi bau mulut dan rematik. Bagian yang digunakan yaitu akarnya dan minyak atsiri.

#57.Bayam (Amaranthus tricolor)

Bayam merupakan tanaman herba setahun yang berasal dari kawasan Amerika tropis. Sekarang ini tanaman bayam sudah menyebar hampir ke semua negara di daerah tropis dan subtropis.

Bayam bisa ditanam pada ketinggian 5-2.000 meter di atas permukaan laut, tapi lebih tumbuh optimal di daerah dataran rendah pada lahan terbuka.

Terdapat 3 jenis bayam yang termasuk ke dalam Amaranthus tricolor, yaitu bayam hijau biasa, bayam putih dan bayam merah.

Tanaman bayam mengandung vitamin (A, B dan C), zat besi, amarantin, purin, rutin, protein, lemak dan kalium. Bagian daun bayam yang bisa digunakan untuk pengobatan adalah daun dan akarnya.

Daun bayam berkhasiat untuk membersihkan darah setelah persalinan, gagal ginjal, tekanan darah rendah, kurang darah dan memperkuat akar rambut. Akar bayam berkhasiat untuk mengobati disentri.

#58 Brotowali (Tinospora crispa)

Tanaman brotowali biasa ditanam sebagai tanaman obat di pekarangan rumah dekat pagar. Tanaman ini menyukai tempat panas dan termasuk jenis tanaman perdu.

Batangnya berukuran kecil seukuran jari kelingking, tingginya mencapai 2,5 meter. Daunnyaa tunggal, berbentuk bulat telur menyerupai jantung dengan ujung lancip, panjangnya 7-12 cm dan lebar 5-10 cm.

Bunga tanaman ini berwarna hijau muda dan berbentuk tandan semu.


Bagian yang dipakai untuk pengobatan yaitu batangnya. Brotowali berkhasiat untuk mengatasi kencing manis, reumatik, demam, merangsang nafsu makam, dan memar.
#61.Daun katuk sudah banyak dikonsumsi secara luas di berbagai negara. Nama lain daun katuk adalah sauropus androgynus merupakan tumbuhan sayuran yang banyak terdapat di asia tenggara. Tumbuhan ini termasuk dalam suku menir-meniran (phyllantheae), dan masih berkerabat dengan tumbuhan menteng, buni, dan cermai.

Daun katuk dapat mencegah osteoporosis, kalsium yang terdapat di dalamnya cukup baik, cocok untuk dikonsumsi oleh kaum perempuan yang tidak ingin terkena osteoporosis. kalsium hingga 2,8%, besi kalium.
Efektif untuk melancarkan ASI bagi ibu yang tengah menyusui. Senyawa minyak esensial (saponin, flavooid, tanin, triterpenoid) sejumlah asam amino, vitamin a, b, dan c, mineral (kalsium, fosfor, zat besi) serta tujuh senyawa aktif lainnya.

Mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza. Kandungan zat besi yang cukup tinggi tentunya dapat mengatasi gejala pemyakit anemia.

Terdapat tujuh senyawa aktif yang merangsang produksi hormon-hormon steroid dan senyawa eiksonoid

#59.Daun sirih memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan. Cara mengkonsumsinya pun beragam, ada yang langsung dikunyah, ada juga yang mengkonsumsi hasil dari air rebusannya.

Menyembuhkan penyakit asma ,diabetes dan jantung. Asma sendiri akan menimbulkan efek dan gejala yang sangat mengganggu aktivitas, seperti :

Sesak nafas

Sulit melakukan kegiatan yang berat dalam jangka waktu yang lama

Nafas terasa pendek dan tersenggal – senggal

anda dapat memanfaatkan daun sirih, terutama rebusan daun sirih untuk mengaatasi gejala – gejala yang muncul karena asma.

Cara mengolah daun sirih untuk mengobati gejala asma:

Ambil 4 – 5 lembar daun sirih

Rebus daun sirih dengan menggunakan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas air saja

Minum hasil rebusan tersebut secara rutin, 2 – 3 kali dalam sehari, baik ketika gejala asma muncul, maupun tidak.

Mengobati sakit dan iritasi pada mata

rebusan daun sirih yang selanjutnya adalah untuk mengobati iritasi pada mata dan mengurangi rasa sakit. Mata merupakan salah satu organ tubuh yang paling sering dan paling rentan terkena infeksi dan peradangan. Hal ini disebabkan karena mata sering terbuka dan banyak allergen serta polutan yang dapat menyebabkan iritasi pada mata, yang membuat mata menjadi :

Gatal

Berwarna merah

Terasa perih dan sakit

Ketika iritasi mata terjadi, dan obat tetes mata biasa tidak dapat diandalkann untuk menyembuhkannya, maka anda dapat mencoba menggunakan rebusan daun sirih untuk menghilangkan gejala iritasi pada mata.

Caranya mengolah daun sirih agar dapat mengobati iritasi dan rasa sakit pada mata :

Ambillah 1 – 2 lembar daun sirih

Rebus daun sirih hingga mendidih dengan ½ – 1 gelas air

Tunggu hingga airnya terasa dingin

Teteskan hasil rebusan daun sirih ke mata, atau anda juga dapat menggunakan air rebusan sirih untuk mengompres mata anda.


#60.Bunga pagoda merupakan bunga dengan warna merah yang segar. Bunganya kecil-kecil, di Bali bunga ini dikenal dengan senggugu. Batang bunganya ditumbuhi dengan rambut halus. Bunga ini termasuk ke dalam tanaman hias yang memiliki berbagai macam fungsi kesehatan. Fungsinya adalah sebagai berikut ini :

Akar dari bunga ini memiliki rasa pahit namun memiliki fungsi untuk meredakan radang, peluruhan air kemih, menghilangkan bengkak dan penyakit pembekuan darah. Akarnya juga berkhasiat untuk meredakan sakit pinggang, rematik, TBC, wasir dan juga batuk berdarah.

Daun dari bunga ini memiliki rasa manis dan asam. Sangat berkhasiat untuk mengobati bisul, koreng dan juka luka memar. Caranya hanya dengan meremas dan menghancurkan bagian daun kemudian ditempelkan pada bagian yang terkena bisul, koreng dan memar.

Bagian bunga sendiri bermanfaat untuk penambah hemoeglobin, pereda keputihan dan juga insomnia.

#61.Jengger ayam merupakan bunga dengan bentuk mirip jengger ayam. Warnanya pun juga seperti jengger ayam jago sehingga disebut dengan jengger ayam. Bunga ini sering digunakan sebagai tanaman hias. Tanaman ini memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

Tanaman jengger ayam memiliki lemak, kemfreritfin, amaranthin dan juga pinitol. Kandungan itu mengakibatkan rasa dari tanaman jengger ayam adalah manis. Rasa manisnya berkhasiat untuk anti radang, memberhentikan pendarahan, mengatasi keputihan dan juga membuat penglihatan lebih terang.

Bunga jengger ayam bermanfaat untuk obat mimisan, wasir, muntah darah dan juga batuk berdarah.

#62.Bunga Melati

Bunga melati selain sebagai penghias halaman dan ruangan juga bermanfaat untuk kesehatan. Bunga melati memiliki kandungan asam format, asam benzoat, asam asetat, asam salicylat dan berbagai macam kandungan yang lainnya. Kandungan tersebut membuat bunga melati memiliki rasa pedas, manis dan juga beracun. Bunganya bermanfaat untuk mengobati radang mata yang berwarna merah, mengatasi sengatan lebah/serangga dan juga mengobati sesak nafas.

Bagian daunnya bermanfaat untuk menghentikan produksi ASI yang berlebih.
Bagian akar bermanfaat untuk meredakan bengkak akibat gigitan binatang buas dan mengatasi insomnia.

#63. Kembang Sore

Kembang sore merupakan tanaman hias yang sangat unik. Dinamakan kembang sore karena tanaman tersebut hanya akan mekar saat sore hari. Selain memiliki bunga yang cantik dan wangi. Tanaman hias kembang sore memiliki berbagai macam khasiat untuk kesehatan. Hampir semua bagian dari bunga ini bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Manfaat kesehatan dari bunga ini adalah :

Mengatasi sakit gigi dan juga gusi bengkak. Ketika sakit ini anda bisa memanfaatkan bagian daunnya. Direbus sampai mendidih, air rebusan yang masih hangat digunakan untuk berkumur.

Mengatasi anak cacingan. Caranya adalah menumbuk biji kembang sore sampai halus, digulung seperti gulungan rokok kemudian dibakar. Asapnya ditiupkan di dubur sang anak.

Obat herbal untuk rematik. Cara penggunaanya sangat mudah yaitu dengan menggunakan rebusan air bunga kembang sore. Kemudian dipakai untuk mandi.

Mengobati kencing batu. Cara pengobatannya adalah dengan merebus bunga kembang sore untuk digunakan berendam.

TBC ringan. TBC dalam tahap ringan juga bisa diatasi dengan bunga kembang sore. Caranya adalah dengan mencampurkan 30 gram bagian akar, 30 gram akar lez asprelia, 15 gram mahoni kemudian direbus. Saring dan kemudian diminum saat dingin. Minum tiga kali sehari.

Meredakan radang telinga. Radang telinga bisa menyebabkan kualitas pendengaran seseorang menurun. Cara pengobatan dengan tanaman hias ini adalah dengan mengambil 60 gram bunga kembang sore yang masih segar. Kemudian direbus dan diminum.

Mengecilkan bisul. Bunga kembang sore bisa digunakan untuk mengobati bisul. Caranya adalah ambil satu buah dari biji kering bunga kembang sore. Ditumbuk sampai halus lalu diseduh menggunakan 1 cangkir air panas. Minum selagi hangat.

Mengobati ambeien. Caranya adalah dengan mengambil akar 150 gram akar kembang sore. Direbus sampai air rebusannya mengental. Minum air rebusannya.

#64. Tanaman Adas

Bagian yang digunakan dan pemanfaatannya yaitu seluruh bagian tanamannya bisa digunakan sebagai obat. Penyakit yang biasa diobati, yaitu hepatitis, lemah syahwat, batuk, mules dan osteoporosis.

#65. Tanaman Advocad

Bagian yang digunakan dan pemanfaatannya sebagai obat yaitu buah, daun dan biji buah. Buahnya dimakan langsung sebagai makanan. Bijinya diiris-iris dan dikeringkan lalu disangrai dan ditumbuk menyerupai kopi. Serbuk biji advokad digunakan dengan cara diseduh dan diminum. Daun Advokad digunakan segar atau kering dengan cara direbus, lalu diminum airnya. Penyakit-penyakit yang biasa diobati yaitu kencing batu, darah tinggi, dan sakit kepala.

#66. Tanaman Bandotan

Bagian yang digunakan dan pemanfaatannya yaitu seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan untuk pengobatan, baik daun, batang, akar maupun bungannya. Penyakit yang bisa disembuhkan dengan bandotan di antaranya bisul, radang telinga, luka berdarah, sakit tenggorokan, influenza dan malaria.

#67. Tanaman Beluntas

Bagian yang digunakan dan pemanfaatannya sebagai obat yaitu Daun, akar, dan ekstrak batang. Daunnya dimakan sebagai lalapan. Batangnya digunakan segar atau dikeringkan terlebih dahulu. Beluntas dapat mengatasi bau badan, gangguan pencernaan pada anak-anak, TBC kelenjar leher, nyeri rematik, menghilangkan bau badan, meluruhkan keringat, dan menurunkan panas.

#68. Tanaman Bunga Kenop

Bagian yang digunakan dan pemanfaatannya yaitu bunga atau seluruh tanaman dalam keadaan segar atau kering. Tanaman obat ini berkhasiat menyembuhkan asthma bronchial, demam pada anak karena gangguan lever, dan disentri bronkitis kronis, serta menambah nafsu makan.

#69. Tanaman Bunga Matahari

Bagian yang digunakan dan pemanfaatannya yaitu seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau kering. Bunga berkhasiat menyembuhkan tekanan darah tinggi, nyeri sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi, nyeri lambung, radang payudara, rematik dan sulit melahirkan. Biji berkhasiat mengatasi tidak nafsu makan, lesu dan disentri berdarah, serta merangsang pengeluaran rash (kemerahan pada campak). Akar berkhasiat menyembuhkan infeksi saluran kencing, bronkitis, batuk rejan, dan keputihan. Daun berkhasiat menyembuhkan malaria. Sumsum dari batang dan dasar bunga berkhasiat menyembuhkan kanker lambung, kanker esophagus, dan malignant mole, nyeri lambung, sulit dan nyeri buang air kemih, air kemih berdarah, serta air kemih berlemak.

#70. Tanaman Bunga Pukul empat

Akar, daun dan buah tanaman obat ini berkhasiat menyembuhkan arthritis akut, bisul, radang amandel, infeksi lauran kecing , kencing manis dan keputihan.

#71.  Cabai Jawa.

Daun dan biji dalam keadaan segar serta seluruh tanaman yang dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Cabai jawa berkhasiat sebagai obat masuk angin dan gangguan pencernaan, penguat lambung, obat kumur, serta pereda kejang perut.


#72 Daun Dewa (Gynura divaricata)

Daun dewa mengandung senyawa saponin, flavonoid dan minyak atsiri. Daun dewa berkhasiat untuk mengobati muntah darah dan payudara bengkak.

Daun dewa bisa juga digunakan untuk melancarkan sirkulasi darah, mengobati luka memar, menurunkan tekanan darah tinggi, menghentikan pendarahan, pereda rasa nyeri (analgesik), penurun panas, kencing manis atau diabetes mellitus dan sebagai obat pembersih racun dalam tubuh.

Pengobatan dengan daun dewa bisa dengan daun segar yang disajikan secara langsung atau dalam bentuk ekstraknya.

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, ambil tujuh lembar daun dewa yang cukup lebar dan siap panen, kemudian direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa kira-kira dua gelas.

Air rebusan yang tersisa bisa diminumkan dua kali dalam sehari sesudah makan. Atau bisa juga daun dewa dijadikan sebagai lalapan makan.

Untuk obat luka memar, gunakan daun dan umbi daun dewa seberat 20 gram dan daun daun jarak yang masih segar 10 lembar. Lalu, haluskan ketiganya sampai halus, setelah itu tapalkan pada daerah yang memar.

#73 Seledri (Apium graveolens)

Seledri merupakan sayuran hijau yang rendah kalori. Daun seledri mengandung sekitar 16 kalori per 100 gram. Daun seledri selain biasa digunakan sebagai penambah aroma masakan, juga bisa digunakan sebagai tanaman obat keluarga.
Seledri mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1 dan zat besi lainnya seperti kalium, mineral dan zat besi.

Beberapa manfaat daun seledri diantaranya dapat mengobati tekanan darah tinggi, mencegah pembentukan batu di kantung empedu, menenangkan sistem saraf, mengembalikan nafsu makan yang hilang, menghindarkan dari kanker perut dll.

Seledri juga bermanfaat untuk menjaga kecantikan wajah, daun seledri yang dikonsumsi bisa mencegah timbulnya kerutan pada wajah.
Bisa juga digunakan sebagai masker, caranya beberapa daun seledri di iris kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam mangkuk yang berisi air mendidih. Biarkan selama 15 menit. Setelah harum, buang daun seledrinya dan air daunnya disimpan di lemari es. Gunakan air daun seledri tadi pada malam hari sebagai masker.

Sekian dari saya semoba bermanfaat untuk anda semua.

Wednesday, April 6, 2016

MANFAAT BUNGA BINTANG ATAU BUNGA KITOLOD UNTUK MATA

Bunga kitolod atau bunga bintang Mengandung senyawa alkaloid yaitu lobelin, lobelamin dan isotomin. Sifat Kimiawi: Tumbuhan ini kaya kandungan kimia yang sudah diketahui . Daunnya mengandung alkoloid, saponin, flavonoid dan poliferol. Tanaman ini beracun, untuk setiap kali pemakaian tidak boleh lebih dari 3 lembar daun.Dan jangan pernah menggunakan ramuan ini saat mata anda luka/infeksi/hbs operasi.

Kelebihan kitolod :

1. Mudah ditemukan di lingkungan kita,

2. Tidak membutuhkan biaya yang besar untuk meraciknya.

Kekurangan kitolod :

1. Perih pada mata,

2. Mengandung racun apabila memakai lebih dari tiga bunga.


Hasil racikan :

1. Warna racikan : Hijau muda (warna ini khusus yg dihaluskan)

2. Bau racikan : Bau khas tumbuhan

3. Lama tahan obat : Satu hari

khasiat dari tanaman yang bernama ilmiah Isotoma longiflora atau Laurentia longiflora ini dapat mengurangi mata minus dari minus (-) 21/2 dan plus (+) 21/2 menjadi minus (-) 1 dan plus (+) 1.Dan menyembuhkan beberapa penyakit mata lainnya.Untuk perawatan mata, sebaiknya kita menggunakan tanaman kitolod sebagai bahan perawatan mata agar mata kita tetap sehat, jernih dan terawat secara alami.

Cara penggunaannya ada 2 cara yaitu :

Cara I :

1.Siapkan satu gelas air bersih/steril boleh air hangat atau air aqua (100 cc)

2.Ambil 2 kuntum bunga kitolod [jangan lebih dari 3 bunga karena mengandung racun dan membahayakan mata]

3.Rendam bunga dalam gelas yang berisi air tersebut

4.Biarkan rendaman bunga sampai beberapa menit.


5.Setelah itu saring dan tempatkan di botol bekas obat mata biar lebih awet dan bisa digunakan setiap hari.

Cara II :


Peralatan yang digunakan antara lain:

a. Mangkok atau gelas

b. Sendok makan

Langkah-langkah meracik obat mata menggunakan kitolod :


1.Bunga yang digunakan dalam pengobatan adalah bunga yang masih segar dan belum lama dipetik. Cabut bunganya sampai pangkal akarnya, karena di dalam tangkainya banyak mengandung getah.

2.Bunga yang baru dipetik harus dicuci (direndam)dahulu, ini supaya bunga terhindar dari hewan yang masuk di dalam bunga. Pencucian/diamkan membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit.Kemudian air cucian/rendaman dibuang.

3.Pada proses ini, bunga kitolod yang sudah bersih akan dihaluskan sampai lembut. Penghalusan dilakukan menggunakan sendok makan.

4.Bunga kitolod yang sudah dihaluskan harus dicampur dengan air hangat. Campur racikan menggunakan lepekan atau mangkok kecil. Setelah dicampur, racikan itu didiamkan sampai air terasa dingin.

5.Penyaringan bertujuan untuk memisahkan sari bunga kitolod dengan ampasnya. Racikan yang sudah dibiarkan sampai dingin, sudah siap untuk disaring.Agar lebih tahan masukan dalam botol bekas botol tetes mata,sehingga nantinya bisa digunakan utk beberapa kali pemakaian.

Cara kedua paling bagus,karena lebih banyak dapat sari obatnya.

#.Pengobatan pada mata : Teteskan satu kali pada mata kiri dan kanan. Biasanya akan terasa perih, merah dan sesekali akan mengeluarkan air mata.Setelah itu mata dikedip-kedipkan dan diurut perlahan dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah. Dimulai dari ujung mata atau sudut luar mata ke arah telinga atau pelipis. 



Perlu diperhatikan, tetesan pertama pada mata rasanya agak perih. Setelah selesai tetesan mata yang ke tiga kali-nya (masing-masing mata). Jangan kaget jika mata anda merah sekali dan terlihat akar matanya. (akan hilang dalam 10 menit saja). Rasakan setelah itu, penglihatan anda tampak cerah dan bening. tujuannya untuk memperlancar peredaran darah di sekitar mata sehingga obat terserap rata. Untuk hasil maksimal, gunakan setiap hari, sehari dua kali yaitu pagi dan malam.Sekian dari saya semoga bermanfaat utk anda.
Saya sendiri sudah mencobanya,dijamin aman kalau ikut petunjuk diatas.Ada beberapa blog yg mengajarkan menggunakan bunga bintang lebih dr 3 bunga bahkan semakin banyak semakin baik.
Jangan percaya itu menyesatkan,saya yakin dia sendiri tdk mencoba.Bahaya karena bunga ini mengandung racun,menggunakan 3 bunga saja sdh bikin mata perih dan cenut-cenut.